CYBER
COMMUNITY
Dosen
: Drs.
Patria Hidayat
Jati
Desiani NR
Ilmu
Komunikasi - Humas B
ILMU
KOMUNIKASI
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS
PASUNDAN
2015
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah
SWT. Dengan shalawat serta salam karena dengan rahmat-Nya penulis dapat
menyelesaikan makalah yang berjudul cyber community ini untuk memenuhi salah
satu tugas mata kuliah Cyber Media. Kami berterima kasih pada Bapak Drs. Patria
Hidayat selaku Dosen mata kuliah Cyber Media yang telah memberikan tugas ini.
Penulis berharap semoga makalah ini dapat berguna dalam
rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita. Penulis juga menyadari
sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata
sempurna. Oleh sebab itu, penulis berharap adanya kritik, saran dan usulan demi
perbaikan makalah yang telah penulis buat di masa yang akan datang.
Semoga makalah ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat bermanfaat bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya
Bandung, Oktober 2015
BAB
I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi saat ini sudah semakin pesat dengan masuknya Globalisasi yang sudah
mendunia ini, hampir semua masyarakat di dunia berpaling ke teknologi
komunikasi yang memiliki kecepatan dan efisien untuk mendapatkan informasi.
Bahkan sekarang ini teknologi komunikasi telah menjadi kunci utama dalam
kehidupan sehari-hari artinya masyarakat tidak bisa lepas dari teknologi
komunikasi yang merupakan wadah sumber informasi yang mereka anggap penting.
Komunikasi banyak macamnya, diantaranya adalah adanya Komunikasi Akoptika (
Komunikasi yang menggunakan akustika (bunyi), Komunikasi Grafika (Komunikasi yang
menggunakan alat-alat cetak), Komunikasi Elektronika ( Komunikasi yang
menggunakan alat-alat elektronika atau perangkat telekomunikasi ), dan terakhir
jenis komunikasi yang sedang berkembang adalah Komunikasi Cyber ( Komunikasi
yang menggunakan media internet sebagai alat komunikasi ).
Komunikasi
Cyber ( Cyber Communication) dapat kita
rasakan dimana saja dan kapan saja. Bahkan sekarang ini kita pun tidak perlu
menggunakan PC ( Personal Computer ) untuk berkomunikasi melalui internet
karena melalui mobile communication ( Komunikasi Bergerak ) seperti
Handphone kita pun dapat berkomunikasi dengan siapa pun, dimana pun, dan
kapan pun melalui media internet menggunakan handphone jauh lebih banyak
ketimbang menggunakan telepon rumah. Perkembangan teknologi
informasi juga tidak saja mampu menciptakan masyarakat dunia global, namun
secara materi mampu Masyarakat Cyber mengembangkan ruang gerak kehidupan baru
bagi masyarakat sehingga tanpa disadari, komunitas manusia telah hidup dalam
dua dunia kehidupan, yaitu kehidupan masyarakat nyata dan kehidupan masyarakat
maya (cybercommunity).
Dengan
hal ini akan memicu berbagai dampak dari hal positif dan negative. Dampak
negative yang sangat memprihatinkan adalah, lahirnya cyber crime ( tindak
kriminal dalam dunia cyber ). Ada banyak sekali jenis cyber crime dalam dunia
maya dan cyber crime di Indonesia telah menuju ke level yang sangat
mengkhawatirkan. Padahal seharusnya hal ini tidak perlu terjadi apabila manusia
cerdas dalam menganggapi beragam perkembangan teknologi. Cyber crime
membuktikan kepada kita bahwa, manusia sering kali terperangkap dalam belenggu
perkembangan teknologi.
v Rumusan
Masalah :
1. Sejarah
munculnya Cyber Community.
2. pengertian
cyber community.
3. Masalah/contoh
kasus cyber
BAB II
PEMBAHASAN
v Sejarah Munculnya Cyber Community
Terdapat wadah untuk melakukan chatting yang
pertama di dunia maya bernama Internet Relay Chat (IRC). Tahun 1988, Jarko
Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet
Relay Chat. Setahun sesudahnya pengguna kembali melonjak 10 kali lipat sekitar
100.000 pengguna terhubung.
Pada tahun 1990 bisa di anggap tahun yang
paling bersejarah dalam dunia internet, ketika Tim Berners Lee menemukan
program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan
komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut
www, atau Worl Wide Web. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang
dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling
berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan
materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna
internet meroket menjadi juta.
Akhirnya, terciptalah masyarakat komunitas invisible
tetapi nyata dari para pengguna internet. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai
cyber community.
v Pengertian
Cyber Community
Cyber adalah
connected with electronic communication networks, esp the Internet (berhubungan
dengan jaringan komunikasi elektronik, lebih tepatnya adalah Internet). Community ( masyarakat ) adalah all
the living in one place (semua yang
bertempat tinggal dalam satu tempat). menempati sebuah wilayah (territorial) tertentu, yang hidup secara
relative lama, saling berkomunikasi, memiliki symbol-simbol dan aturan tertentu
serta system hukum yang mengontrol tindakan anggota masyarakat, memiliki system
stratifikasi, sadar sebagai bagian dari anggota masyarakat tersebut serta
relative dapat menghidupi dirinya sendiri.
Cyber
Community adalah sekumpulan makhluk bernyawa yang tidak terlihat, tidak
terhitung jumlahnya, bebas memutuskan yang terbaik untuk kehidupan mereka,
tidak ada batasan ruang dan waktu tapi mereka ada dan sangat berpengaruh dengan
berpedoman pada kebiasaan & norma hukum nasional & internasional.
dimedia maya ini tidak mengenal semua atribut manusia didunia nyata. Interaksi
sosial-nya hanya mengandalkan username dan isi tulisan, bentuk interaksinya
dituangkan kedalam ruang ruang yang kita namakan forum, konflik atau hubungan
batin yang tercipta berdasarkan persepsi dari individu masing masing, hanya
melulu berasal dari tulisan yang kita buat. Media cyber community ini juga
punya batas, batasan -batasan ini dibuat agar interaksi sosialnya tidak keluar
ring dan menjadi tidak intelektual.Batas batas ring dijaga oleh petugasnya,
biasanya petugas ini kita kenal dengan nama Moderator, yang punya media
biasanya kita namakan Administrator.
v Keuntungan dan Kerugian Menjadi Cyber
Community
1. Keuntungan Menjadi Cyber Community
komunikasi semakin kompleks dalam cyber community.,
pemberi pesan tidak hanya satu atau dua orang, tetapi terdapat pemberi
pesan/speaker/source yang semakin beragam. Hal tersebut dimulai ketika pada era
akhir 1980-an dimana tumbuhnya media-media baru bermunculan Cyber community
dapat berkaitan global village. Global village dicetus oleh Marshall McLuhan.
Ibarat sebuah desa, global village adalah kampung yang sangat besar, disatukan
melalui komunikasi dan di dalamnya terdapat masyarakatnya, cyber community.
Mempermudah memperoleh segala hal atau informasi dengan
menggunakan media (internet)
Memperluas relasi karena saling menjalin
hubungan,bersosialisai dan berkomunikasi satu dengan lainnya.
reputasi para cyber community dapat mempercayai orang
lain melalui konten sosial media orang tersebut. Fungsi terakhir sosial media
adalah groups. Dengan adanya sosial media, para cyber community dapat membuat
suatu kelompok yang memiliki kepentingan dan ketertarikan yang sama.
Para masyarakat dapat berkomunikasi bahkan melakukan
kegiatan ekonomi walaupun jarak yang jauh, contohnya, kita dapat membeli barang
secara online melalui akun-akun media sosial seperti Instagram, twitter, atau
facebook. Selanjutnya, peran sosial media bagi politk dapat dijadikan wadah
kampanye yang murah tapi efektif.
2. Kerugian Menjadi Cyber Community
Kerugian cyber community adalah penipuan.
Sudah tak asing lagi banyaknya penipuan online di internet, salah satunya
adalah online shop. Penipuan hal ini tak hanya merugikan dari pihak pembeli,
pihak penjual juga pernah terkena kasus penipuan. Kerugian yang didapat cyber
community selanjutnya adalah kecanduan akan pemakaian internet. Pada jaman
sekarang, mayoritas masyarakat diibaratkan lebih memilih ketinggalan dompet
daripada ketinggalan gadget mereka. Hal itu disebut Internet Addiction Disorder
(IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang
berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi
online, game online, chatting dan lain-lain. Mereka seolah-olah tidak
mempedulikan dunia nyata mereka, dan hanya berfokus kepada dunia maya.
Dampak dari kecanduan internet juga tidak main-main.
Mulai dari dipecat dari pekerjaan, perceraian, atau kecelakaan mobil akibat
menyetir sambil menulis SMS atau chatting. Beberapa orang juga dilaporkan
meninggal gara-gara main video game selama beberapa hari nonstop. Akibat posisi
duduk yang tak berubah-ubah, mereka mengalami penyumbatan pembuluh darah.
Selain itu, browsing internet selama
berjam-jam menyebabkan munculnya 'mood negatif' pada pelakunya dan sama halnya
dengan pecandu obat-obatan, suasana hati 'pecandu' internet baru akan membaik
jika mereka kembali bermain internet.
Sosial media dapat memecahkan konsentrasi kerja ketika
cyber community melakukan pekerjaanya sembari membuka sosial media. Kerugian
dari sosial media, internet dan kawan-kawannya adalah budaya membaca buku
semakin menurun di kalangan cyber society. Contoh yang mudah adalah ketika saya
mencari sumber referensi untuk mengerjakan tugas, saya cenderung mencarinya di
Internet dibandingkan di buku. Hal serupa tidak hanya terjadi kepada saya,
tetapi beberapa teman saya mengalami hal yang lama.
Kerugian lain yang didapatkan oleh cyber community adalah
menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Ini dapat dijadikan keutungan
pula, tetapi dapat menjadi kerugian. Ketika kita sedang berkomunikasi secara
langsung kepada seseorang ataupun suatu kelompok, kita malah lebih fokus kepada
komunikasi virtual dibandingkan dengan komunikasi yang nyata. Intensitas untuk
berkomunikasi tatap muka bahkan cenderung sedikit dibandingkan dengan
komunikasi melalui internet atau sosial media. Sedangkan, komunikasi tatap muka
mempunyai esensi yang lebih jauh dibandingkan komunikasi virtual. Komunikasi
dengan bertatap muka memberikan komponen yang penting lainnya seperti
komunikasi non verbal. Contoh dari komuikasi non-verbal adalah
paralanguange, penampilan (wajah, bentuk fisik, tatap mata, pakaian,
pupil mata, aksesoris, rambut, artifak), gestura, sentuhan, odor dan icon.
Bahkan, sosial media bagi cyber community juga berdampak tidak baik bagi
hubungan pertemanan.
·
Solusi
Untuk Meminimalisasi Kerugian Menjadi Cyber Community
cyber community harus memiliki kemampuan
media literacy. Media literacy is the ability to interpret mindfully the
positive and negative meaning and effect one encounters is media (media
literasi adalah kemampuan untuk menginterpretasikan penuh dengan perhatian efek
positif dan negatif dalam menghadapi suatu media). Cyber community harus
berfikir secara kritis, apakah informasi yang para cyber community terima
merupakan fakta atau hanya sebagai kabar burung. Cyber community harus
memeriksa terlebih dahulu berdasarkan sumber-sumber yang lain. Jika hal
tersebut memiliki nilai kebenarannya, cyber community dapat membagi informasi
yang didapatkan kepada orang lain. Dalam sosial media, cara yang dilakukan
Twitter dengan me-retweet.
Kemudian, para cyber community diharapkan
tidak memberikan atau menampilkan informasi pribadi di dunia maya karena hal
tersebut merupakan peluang bagi penjahat untuk beraksi. Sebaiknya para cyber
community tidak mencantumkan nomor telepon, alamat rumah karena hal tersebut
dapat membahayakan. Tak luput kepada orang tua memantau apa yang dilakukan oleh
buah hatinya, jangan sampai peristiwa yang tidak diinginkan terjadi.
v Masalah/kasus cyber
1. Unauthozied
Access
Merupakan
kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu
sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan
dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port
merupakan contoh kejahatan ini.
2. Illegal
Contents
Merupakan
kejahatn yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet
tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar
hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.
3. Penyebaran
Virus Secara Sengaja
Penyebaran
virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang
sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian
dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
4. Data Forgery
Kejahatan
jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting
yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau
lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
5. Sabotage & Extortion
Sabotage
and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan,
perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem
jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
6. Cyberstalking
Kejahatan
jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan
memanfaatkan komputer, misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan
berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai teror yang ditujukan kepada
seseorang dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena
kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertentu tanpa harus menyertakan
identitas diri yang sebenarnya.
7. Hacking & Cracker
Istilah
hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari
sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun
mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut
cracker.mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web,
probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang
terakhir disebut sebagai DoS ( Denial Of Service ). Dos attack merupakan
serangan yang bertujuan melumpuhkan target ( hang, crash ) sehingga tidak dapat
memberikan layanan.
8. Hijacking
Hijacking
merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling
sering terjadi adalah Software Piracy ( pembajakan perangkat lunak ).
Casino, Spa & Casino in Laughlin, NV - MapYRO
BalasHapusFind Casino, Spa & 문경 출장마사지 Casino (Laughlin) 남양주 출장마사지 real-time driving 목포 출장샵 directions, driving directions, and 서울특별 출장샵 reviews of casinos, restaurants, hotels, 거제 출장안마